Minggu, 20 Maret 2016

pengalaman ekstrakurikuler



EKSKUL 
SMP LABSCHOOL JAKARTA

Ekskul adalah salah satu kegiatan yang menurut saya harus ada disetiap sekolah. Mengapa?karena ekskul bisa mengasah bakat dan kreativitas siswa, siswa yang di sekolah sudah pusing pada pelajaran yang mengembangkan pengetahuan mereka. Siswa sangat perlu ekskul untuk berbagai kepentingan. Macam - macam ekskul yang terdapat di SMP LABSCHOOL JAKARTA sangat banyak, seperti menari, saman, bulu tangkis, english club, photography, paskibra, basket, bahasa jepang, bahasa prancis, panahan, dan masih banyak lagi. Sebelum saya menceritakan pengalaman saya tentang ekskul di SMP LABSCHOOL JAKARTA. Mari kita bahas tentang manfaat ekskul. Manfaat ekskul sangat banyak, seperti pertama  mengembangkan bakat dan kreativitas siswa, siswa yang (mungkin) kurang di masalah pengetahuan di ekskul dia bisa menyalurkan kemampuannya yang bisa jadi lebih menonjol pada bidang kekreativitas. Yang kedua akan membentuk jati diri seorang siswa dan dia akan menemukan jati diri dia yang sebenarnya, siswa jadi bisa menemukan kepribadian dia, dia menguasai bidang apa, dan kekurangannya dibidang apa itu semua bisa kita dapatkan dengan tambahan kegiatan ekstrakurikuler ditambah belajar formal. Yang terakhir yang akan kita bahas adalah membuat seorang siswa berprestasi, siswa yang menguasai suatu ekskul yang sebenarnya merupakan hobinya bisa menorehkan prestasi diluar, yang biasanya dengan ilmu pengetahuan seorang siswa memiliki kekurangan sehingga ia tidak bisa menorehkan prestasi, dengan ekskul ia dengan sungguh - sungguh mengikuti pendalam tentang ekskul yang dia pilih, dia berlomba dan akhirnya siswa tersebut bisa menorehkan prestasi dibidang kesukaannya itu.

Di SMP LABSCHOOL JAKARTA  disetiap pergantian semester, kita boleh mengganti ekskul kita. Pada semester 1 saya megikuti ekskul fotography dan english club. Dengan ekskul english club bisa memperdalam grammar kita, bagaimana cara pengucapan bahasa inggris yang benar, dll. Di ekskul english club metode pembelajaran banyak dengan permainan. Jika nilai kita bagus di ekskul ini, bisa menambah nilai mata pelajaran bahasa inggris kita dikelas. Banyak keuntungan dan manfaatnya. Tetapi, pada semester 2 ini saya memutuskan untuk berhenti mengikuti ekskul english club karena alasan yang tidak bisa saya katakan diblog ini.
sumber : www.wijayalabs.com

Nah, ekskul yang saya geluti sampai semester 2 ini dan saya masih senang mengikutinya adalah ekskul photography. Jujur, dibidang photography ini saya masih baru, hanya dengan bermodalkan kamera tanpa ilmu tentang kamera dslr saya mengikuti kegiatan ini. Saya benar - benar memulainya dari 0. Dan sampai sekarang saya terus mempelajari pengetahuan tentang photography dan kamera, walaupun sudah beberapa teknik dasar saya ketahui. Ekskul ini dilaksanakan setiap hari selasa dimulai setelah pulang sekolah. Kepulangan siswa ditentukan oleh siswa sendiri, maksudnya setiap hari pasti kita hunting di lingkungan sekolah untuk mengambil foto - foto yang sesuai dengan tema yang ditentukan. Tetapi, jika kalian ada les atau kepentingan lainnya yang mengharuskan pulang lebih dahulu dibanding yang lain, hunting tersebut bisa dilakukan dirumah dan jadi PR. Biaya yang harus dikeluarkan untuk mengikuti photography ini hanya Rp.400.000,00 per 6 bulan. Sangat terjangkau ditambah kita dibimbing oleh guru yang sudah ahlinya dalam photography. Selain itu, juga kadang diadakan hunting ke suatu tempat dan kita berjanjian bersama - sama ditempat tersebut. Ada juga lomba - lomba yang ditawarkan oleh gurunya agar kita bisa membuat prestasi dengan kegiatan photography ini di luar lingkungan sekolah. Sangat seru!di ekskul ini saya bertemu dengan teman teman satu angkatan yang sebelumnya kita belum mengenalnya dan jadi mengenal satu sama lain. Ini salah satu dari manfaat ekskul. 

Saya rasa cukup saya menceritakan sedikit pengalaman saya tentang ekskul di SMP LABSCHOOL JAKARTA semoga artikel ini bisa bermanfaat. Ekstrakurikuler sangat bermanfaat jadi untuk para siswa di sekolah manapun harus mengikuti ekstrakurikuler dan jangan ragu - ragu mengikuti ekskul yang kalian suka, jangan mengikuti teman, cari jati diri kalian sendiri melalui ekskul!

 


 

Selasa, 08 Maret 2016

SAKSI LABS 2K16


                            SAKSI 2016 


Saksi adalah kegiatan untuk melatih karakter kepemimpinan siswa – siswa Labschool (khususnya kelas 7). Kata saksi singkatan dari Studi Apresiasi dan Kepemimpinan Siswa Indonesia. Saksi 2016 kali ini dilakukan oleh angkatan 24. Saksi 2016 juga mengubah ‘tradisi’, maksudnya tidak dilaksanakan di tempat biasa saksi dilakukan pada tahun sebelumnya. Saksi angkatan 24 dilaksanakan di Dodiklatpur, Gunung Bunder. Saksi dilaksanakan selama 3 hari 2 malam yaitu tanggal 5 – 7 hari.

Sebelum pelaksanaan saksi, ada kegiatan prasaksi selama 2 hari yang isinya persiapan – persiapan sebelum melaksanakan pelaksanaan pelatihan yang sebenarnya. Persiapan yang dilakukan antara lain : pembuatan vandel dan tongkat untuk barang barang kelompok, materi baris – berbaris juga kami dapatkan yang dilakukan oleh kakak OSIS. Selain itu, kami juga mendapat materi kepemimpinan dari Bapak Arief Rachman.

sumber : www.teddyrustandi.blogdetik.com
Pada hari pelaksanaan siswa – siswa berkumpul di sekolah pukul 06.30. Lalu dilaksanakan apel sebelum pemberangkatan. Pada apel kami mendapat sambutan dari para pengurus sekolah. Pada pukul 07.00 kami berangkat menuju tempat saksi menggunakan tronton. Menaiki tronton adalah pengalaman yang tidak terlupakan. Kita bisa menikmati angin dari luar yang segar ditambah candaan bersama teman – teman. Kami menempuh perjalanan sekita 2 jam. Waktu tersebut termasuk cepat karena kami dikawal dengan polisi. Sesampainya disana kami langsung dibawa ke lapangan dan melaksanakan apel serta bertemu dengan para TNI yang akan mendampingi kami 3 hari kedepan. Setelah selesai, putra dan putri langsung ke barak dengan membawa tas carrier kami masing – masing. Kalau sudah ke bawah tidak akan mau lagi ke atas karena jalanan yang sangat menanjak akan melelahkan kami. Setelah merapikan barang, untuk yang laki – laki melaksanakan shalat jumat dan untuk perempuan shalat jama’ zuhur dan ashar di barak putri serta kita juga melakukan keputrian yang disampaikan oleh Bu Ita. Setelah itu, kami melakukan makan komando. Kita makan harus cepat dan sesuai dengan peraturan TNI. Lalu kami ke atas untuk menuju ke aula. Seperti yang saya katakana perjalanan menuju ke atas benar – benar membutuhkan tekad dan tenaga yang banyak. Di Aula kami mendapatkan materi dari lembaga Sioux (Lembaga Studi Ular Indonesia). Materi yang disampaikan antara lain tentang jenis – jenis ular serta bisa-nya, cara mengobati jika tergigit ular. Materi yang sangat berguna untuk kehidupan sehari – hari. Setelah materi ada parade busana dari perwakilan kelompok yang ditugaskan. Mereka menggunakan pakaian adat sesuai yang ditentukan. Saat makan malam kami juga melakukan makan komando. Lalu kami harus kembali ke aula untuk melakukan shalat jama’ magrib dan isya serta dilanjutkan dengan materi kepemimpinan dari salah satu anggota TNI. Sekitar jam 10 malam kami kembali ke barak dan tidur sampai jam 4 pagi.

sumber : www.wijayalabs.com 
Pada hari kedua pukul 04.00 dini hari kami sudah dibangunkan lalu langsung melaksanakan shalat subuh di barak. Setiap shalat pasti ada siswa yang kultum. Kami langsung bergegas ke jalanan di sebelah barak dan melakukan senam oagi yang dipimpin oleh TNI. Dilanjutkan dengan makan komando (sarapan). Lalu para siswa diminta untuk kebarak dan mengganti pakaiannya dengan pakaian saksi yaitu baju dengan corak TNI. Lalu kami secara berbarengan menuju ke lapangan. Kami melaksanakan outbond – outbond yang disediakan oleh TNI, seperti turun tebing,melempar kapak, berjalan di atas tali, flying fox, mengenal jenis tumbuhan yang bisa dimakan sampai jam menunjukkan kurang lebih pukul 12.00 WIB. Kami diberikan lencana saksi sebagai tanda kami lolos saksi, walaupun kegiatan saksi belum berakhir. Kami di lapangan itu melakukan makan siang komando. Ada beberapa orangtua dari kami yang datang untuk membantu baksos yang diadakan SMP Labschool Rawamangun. Setelah makan siang para siswa bisa melepas rindu sebentar kepada orangtua. Setelah selesai kami hiking ke curug, dan bermain air di curug. Setelah itu kembali ke barak untuk beristirahat dan membersihkan diri. Pada malam hari kami ke aula untuk shalat magrib dan isya dilanjutkan dengan kegiatan PENSI yang diisi oleh penampilan dari para kelompok sesuai dengan yang diperintahkan. Lalu kami kembali ke barak untuk beristirahat.

Hari ketiga, hari ini adalah hari terakhir kami di Dodiklatpur, Gunung Bunder. Pada hari ini kami menggunakan kaos angkatan 24 lengkap dengan rok biru sekolah. Setelah itu, kita melakukan sarapan sejenak, meskipun bukan termasuk makan komando, tetapi makan kita juga dihitung waktunya. Kegiatan yang dilakukan hanya penutupan saksi dan pengumuman vandel,tongkat terbaik, kultum terbaik, dan peserta saksi 2016 terbaik. Dan dilanjutkan dengan foto perkelas. Kami langsung kembali menaiki tronton kami. Perjalanan dari Gunung Bunder ke SMP Labschool Jakarta lebih lama dibandingkan pemberangkatan. Sampailah di SMP Labschool Rawamangun tercinta kami. Di sekolah sudah banyak orangtua yang menunggu putra – putri tercinta. Kami langsung melepas rindu setelah kurang lebih 2 setengah hari tidak bertemu.

Kegiatan Saksi sangat berguna untuk seluruh siswa. Kegiatan ini juga melatih munculnya karakter dari masing – masing siswa. Semua sekolah harus diadakan kegiatan seperti saksi agar siswa – siswanya dapat menemukan karakter masing – masing sehingga dapat mengembangkan karakter tersebut.

Senin, 07 Maret 2016

PELANTIKAN PRAMUKA LABS 2K16


 
 



                   PELANTIKAN PRAMUKA
                             SMP LABSCHOOL JAKARTA


sumber : www.izzafuadi.wordpress.com
Pelantikan pramuka adalah kegiatan dengan melakukan upacara sebagai tanda dilantik/diresmikannya seseorang menjadi anggota tetap di dalam organisasi pramuka. Pelantikan pramuka pada tahun 2016 berbeda dari tahun – tahun sebelumnya, alias pada tahun ini angkatan 24 saat pelantikan pramuka lagi dan lagi mengubah tradisi. Pada tahun sebelumnya, pelantikan digabung dengan acara saksi baik itu dalam acara saksi utama/saat acara pra – saksi. Pelantikan pramuka diadakan pada hari Sabtu, 27 – Februari – 2016. Tempat dilaksanakannnya di Studio Alam TVRI, tepatnya di Jl. Raden Saleh Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. Cukup banyak persiapan yang harus dilakukan, seperti membawa tongkat yang sudah dicat warna kuning – merah – kuning, baju pramuka yang sudah harus dilengkapi dengan atribut – atribut pramuka, membawa semaphore, tali pramuka, tali koor beserta pluit dan kita diharuskan memakai sepatu berwarna hitam lengkap dengan kaos kaki yang berwarna sama, yaitu warna hitam. Pengalaman serta kesan – pesan saya selama pelantikan pramuka akan saya tuangkan dan ekspresikan pada tulisan ini. Silakan membaca pengalaman saya yang tidak terlupakan.

Pada hari Sabtu 27 – Februari – 2016 kami, angkatan 24 harus sudah ada di sekolah SMP Labschool Jakarta pukul 06.30 WIB. Sebelum berangkat di sekolah diadakan apel pagi/apel sebelum pemberangkatan. Apel dilaksanakan di halma (halaman depan masjid SMP Labschool Jakarta). Apel dibuka dengan sambutan dari Bapak Ali Chudori. Sampai sekotar pukul 07.00 WIB kami dibubarkan dan menuju ke tronton masing – masing. Saya berada di tronton 4. Keadaan tronton pelantikan dengan tronton saksi agak memiliki perbedaan. Tronton pelantikan kali ini lebih besar dan menampung lebih banyak orang tetapi, kita harus agak bersempitan karena 1 tronton bisa diisi oleh 4 – 5 regu. 1 regu kemungkinan berisi 8 orang. Namun, keadaan yang sempit dapat hilang dengan candaan yang dilontarkan teman – teman 1 tronton.

Akhirnya, setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam. Kami sampai di Studio Alam TVRI. Keadaan yang bisa dilihat langsung saat turun dari tronton adalah ada kerbau, kambing, dan kuda. Ada juga crew yang sedang syuting, karena tempat ini tempat salah satu stasiun televisi. Kami langsung dikumpulkan di sebuah lapangan yang sudah ada bendera merah putih, bendera pramuka. Dan juga tersedia sebuah tenda untuk menaruh tas dan perlengkapan lainnya. Saat sampai, kami diperbolehkan duduk dan memakan snack. Setelah beberapa lama, ketua dari setiap regu menghadap ke pembina dan diberikan secarik kertas. Ketua balik ke regu masing – masing dan menyampaikan bahwa kita disuruh untuk menjawab soal tentang pramuka dikertas tersebut. Kita harus mengerjakan dan menyelesaikannya agar bisa lanjut untuk menjelajah ke pos – pos yang disediakan.

Penjelajahan dimulai dengan jalan sesuai regu dan bersama regunya masing – masing. Akhirnya berhenti di pos 1. Ada beberapa kakak kelas 8 yang ada dan ada 1 pembina. Di pos 1 kegiatannya 1 regu ditanya mengenai dasa dharma dan trisatya serta cara pengamalannya dalam kehidupan sehari – hari. Setelah sudah selesai ditanya dengan lancar kami lanjut ke pos 2. Perjalanan menuju pos 2 tidak terlalu panjang, tetapi banyak lumpur/tanah yang bisa menempel disepatu kita. Pos 2 kita sudah ditunggu oleh pembina. Rintangan yang harus dilakukan adalah semaphore. Kegiatan pertama kita melakukan semaphore dari a – z. Setelah itu, kita setiap regu menebak kata yang dibuat oleh kakak pembina agar bisa ke pos berikutnya.

sumber : wijayalabs.com
Pos berikutnya adalah Pos 3. Di pos 3 kita membuat tandu untuk mengangkat orang yang sakit. Pemandangan yang dapat dilihat saat membuat tandu adalah adanya danau di pinggir dekat dengan tempat pembuatan. Saat membuat tandu, pada ujung tongkat dibuat simpul pangkal dan ke bawahnya menggunakan simpul jangkar. Setelah selesai dengan tali temali, lanjut ke pos berikutnya, pos 4. Antara pos 3 dan 4 saling berhubungan. Di pos 4 kami disuruh membawa orang yang diperankan oleh salah satu teman dari regu kita. Rintangan yang dilalui antara lain melewati tali dengan membawa korban. Membutuhkan tenaga yang banyak karena rintangan yang dihadapi cukup menyulitkan.


Setelah selesai, lanjut ke pos 5 atau pos terakhir. Di pos ini kita diminta untuk mengikuti atau melaksanakan peraturan baris berbaris (PBB) yang dipimpin langsung oleh pembina. Setelah selesai, kita disuruh mengerjakan soal tentang kode – kode pada pramuka. Jika sudah selesai, kami diperbolehkan istirahat dan makan siang. Makan siang dibawa oleh kami sendiri – sendiri. Makan siang dilakukan dengan menggelar tikar yang dibawa masing – masing regu. Saat makan siang, terasa rasa kekeluargaan karena makan bersama teman. Saat waktu ini, juga dilaksanakan shalat dzuhur. Sampai sekitar pukul 14.00 WIB kami selesai istirahat dan berlanjut ke acara berikutnya.

Acara berikutnya, upacara pelantikan. Sebelum melakukan upacara yang sebenarnya, dilakukan gladi resik agar saat upacara berjalan dengan lancar. Setelah gladi resik, upacara dimulai. Pembina upacara adalah Bapak Ali Chudori. Di upacara ini kami dipasangkan nomor gudep. Gudepnya yaitu 03 – 3359 untuk siswa putri dan 03 – 3360 untuk siswa putra. Saat itu kami sudah ditetapkan menjadi anggota pasuka pramuka SMP Labschool Jakarta. Setelah upacara selesai, kami langsung ke tronton masing – masing untuk melakukan perjalanan pulang. Perjalanan pulang tidak seramai saat pemberangkatan, ada beberapa siswa yang tidur karena kecapean dengan kegiatan. Tetapi, ada juga siswa yang meramaikan tronton saat perjalanan pulang. Sampai di SMP Labchool Jakarta dengan selamat, dan langsung disambut dengan orangtua masing – masing yang menjemput kami.
Pelantikan pramuka di SMP Labschool Jakarta kali ini, mungkin saja menjadi pengalaman pertama pelantikan bagi sebagian besar siswa – siswi angkatan 24. Pelantikan yang dilaksanakan sangat memberi kesan tersendiri. Kita bisa mempererat hubungan dengan teman di luar kelas, meningkatkan kekompakan sesama angkatan.